Lensafakta.com, PURWAKARTA, JAWA BARAT — Perum Perhutani melalui Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwakarta menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebesar Rp15.000.000 kepada masyarakat Dusun 3, Desa Margaluyu, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Rabu 16 September 2026

Bantuan tersebut secara khusus diperuntukkan untuk membantu proses rehabilitasi Musala Al Ikhlas yang berada di wilayah Dusun 3, Desa Margaluyu. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan kondisi serta kelayakan sarana ibadah yang digunakan oleh warga untuk berbagai kegiatan keagamaan.

Penyerahan bantuan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan dihadiri jajaran Perhutani KPH Purwakarta, di antaranya Apid Rolik Septiana selaku ADM Perhutani KPH Purwakarta, Mulyana Kurnia, S.Hut. selaku Waka Korkam, Masdi selaku KTU Perhutani KPH Purwakarta, Erwin selaku KSS, Paisal selaku HKTA, Alfi selaku Asper BKPH Cipeundeuy, Endang Sutisna selaku KRPH Ciloji, serta segenap jajaran Perhutani lainnya.

Dari unsur masyarakat, kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dusun 3 Desa Margaluyu, didampingi Kepala RW Dayat, Ketua RT 08 Ejen, para pengurus Musala Al Ikhlas/DKM Agus dan Juliana, serta para tokoh agama di wilayah Dusun 3.

Turut hadir pula para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yang dikoordinatori oleh Kepala Koordinator Karang Taruna, Samsudin alias Uble.

Menurut Bang Iful Cengek, (TJSL) Adalah Bentuk Kepedulian yang Memberikan Manfaat Nyata

Ketua LMDH Wana Abadi, Saepul Malik, S.H., atau yang akrab disapa Bang Iful Cengek, menyampaikan apresiasi atas terealisasinya bantuan TJSL Perhutani KPH Purwakarta untuk rehabilitasi Musala Al Ikhlas.

Menurutnya, bantuan tersebut memiliki nilai penting bagi masyarakat karena tidak hanya membantu kebutuhan fisik sarana ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari hubungan sosial dan kolaborasi antara Perhutani dengan masyarakat sekitar.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perhutani KPH Purwakarta atas bantuan TJSL yang diberikan untuk membantu rehabilitasi Musala Al Ikhlas. Bantuan ini tentu sangat berarti bagi masyarakat, karena manfaatnya akan dirasakan secara langsung oleh warga dalam menunjang kegiatan ibadah dan aktivitas keagamaan.”

Bang Iful Cengek juga berharap program TJSL dapat terus diarahkan pada kebutuhan masyarakat yang memiliki manfaat nyata dan berkelanjutan.

“Bagi kami, TJSL bukan sekadar bantuan dalam bentuk angka, tetapi merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial yang dapat menjadi jembatan terbangunnya sinergi antara perusahaan dan masyarakat. Ketika kepedulian diwujudkan dalam bentuk yang tepat sasaran, maka manfaatnya akan jauh lebih berarti dan dapat dirasakan dalam jangka panjang.”

Ia menambahkan, rehabilitasi Musala Al Ikhlas diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam melaksanakan ibadah sekaligus menjadi sarana yang mempererat silaturahmi dan kebersamaan warga Dusun 3.

“Semoga bantuan ini menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang terlibat. Kami berharap Musala Al Ikhlas nantinya dapat menjadi tempat ibadah yang semakin layak, nyaman, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat Dusun 3 Desa Margaluyu.”

Penyerahan bantuan TJSL tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi Perhutani, pemerintah kewilayahan, LMDH, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan sosial di Desa Margaluyu.

Bantuan hari ini bukan hanya tentang membangun kembali sebuah bangunan, tetapi juga tentang merawat tempat ibadah, memperkuat kebersamaan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.Pungkas Bang Iful Cengek, (Red)

Sumber : buser.id