HUT Purwakarta KE -58 Meriah: Forkopimda Lengkap Saksikan Ngaguar Purwadaksi Bersama Wawan Dede Amung, Anton Abok, Ce Piah, dan sule

 

*PURWAKARTA, lensafakata.com* — Lapangan Bola Mini Jalur Kampung Sukaresmi, Desa Sindangpanon, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, tumpah ruah oleh ribuan warga, Minggu malam 28 Juni 2026. Suasana pecah dalam suka cita saat masyarakat merayakan Hari Jadi Kota Purwakarta ke-58 melalui gelaran budaya _Ngaguar Purwadaksi_ yang mengangkat Sejarah Purwakarta lewat Wayang Golek.

 

Pertunjukan puncak _Performance: Safari Cinta_ menampilkan Wayang Golek lakon _Sajak Babad Purwakarta_. Dalang *Wawan Dede Amung Sunarya* membawakan kisah berdirinya Purwakarta dari masa Dalem Aria Kancana, pembukaan hutan Jatiluhur, hingga nilai “Purwakarta Istimewa”.

 

Kemeriahan makin dobel dengan kehadiran tiga pelawak Sunda, *Anton Abok*Ce Piah *, dan *Sule*. Lawakan mereka di sela lakon mengundang gelak tawa riuh, namun pesan sejarah tetap sampai ke seluruh penonton.

 

Ini HUT Paling Meriah di Bojong” Antusiasme warga menjadi catatan tersendiri. Sejak sore, lapangan sudah penuh sesak. Anak-anak duduk di depan, orang tua lesehan di belakang.

 

“Meriah pisan Pak. Baru kali ini HUT Purwakarta dibawain langsung ke kampung, gratis, bisa ketawa bareng Sule. Anak-anak jadi tahu sejarah Purwakarta,” ujar Yayan, warga Sukaresmi.

 

Hal senada disampaikan Ketua APDESI Kabupaten Purwakarta *Denden pranayuda*, yang akrab disapa *Denden*, sekaligus Kepala Desa Sindangpanon dan Ketua Panitia.

 

“Alhamdulillah, antusiasme warga luar biasa. Lapangan Sukaresmi dipilih agar budaya sampai ke kampung, mudah dijangkau, dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami ingin warga Bojong jadi saksi dan penjaga sejarah Purwakarta,” ujarnya.

 

Para Kepala Desa se-Kabupaten Purwakarta juga tampak hadir memeriahkan HUT ke-58.

 

FORKOPIMDA Lengkap Hadir,  Peringatan HUT ke-58 ini dihadiri jajaran pimpinan daerah secara lengkap. Bupati Purwakarta Saepul Bahri atau *Om Jen*, Wakil Bupati *Abang Ijo Hapidin* yang akrab disapa *Bang Ijo*, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat *Maula Akbar*, Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta beserta jajaran, dan para Kepala OPD.

 

Bupati Om Jen, Wabup Bang Ijo, dan Maula Akbar tampak duduk dilesehan bersama warga menyaksikan lakon sampai tuntas.

Dalam sambutannya, Bupati Om Jen menyampaikan kabar gembira untuk Bojong. “Pemerintah Kabupaten Purwakarta akan membangun 50 rumah di Kecamatan Bojong. Secara keseluruhan, ada 250 rumah yang akan dibangun di seluruh kabupaten,” ujarnya.

 

“Di usia ke-58 ini, kita _ngaguar Purwadaksi_. Purwa artinya awal, Daksi artinya petunjuk. Kita gali lagi sejarah agar tahu arah ke depan. Lewat Wayang Golek dan _Safari Cinta_, kita tanamkan cinta Purwakarta ke generasi muda,” tambah Bupati Om Jen.

 

Wakil Bupati Bang Ijo menambahkan, budaya adalah perekat masyarakat.  “Kalau sejarah dibungkus hiburan seperti ini, anak muda pasti mau dengar. Ini cara paling asik merayakan HUT,” katanya.

 

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Maula Akbar turut hadir dan menegaskan dukungannya. “Sejarah tidak boleh mati. DPRD siap mengawal pelestarian budaya agar Purwakarta tetap Istimewa,” ujarnya.

 

Sejarah Jadi Tontonan Sekaligus Tuntunan, Dalang Wawan Dede Amung Sunarya menyebut, _Sajak Babad Purwakarta_ sengaja dikemas ringan agar mudah dipahami.

“Kalau hanya diceramahkan, bosan. Tapi lewat wayang, dibantu Anton Abok, Ce popon, Sule, sejarah jadi nempel di hati,” katanya.

 

Acara ditutup dengan foto bersama Bupati, Wabup, Maula Akbar, Ketua DPRD, dalang, pelawak, OPD, dan para Kades diiringi tepuk tangan meriah warga.

_Wartawan: Saepul Bahri_