Rabu, 23 Oktober 2019
HukumKriminalNasional

KPK Ungkap Kasus Korupsi, Rugikan Warga Hingga Triliunan!

KPK Ungkap Kasus Korupsi, Rugikan Warga Hingga Triliunan! (lensafakta.com)
KPK Ungkap Kasus Korupsi, Rugikan Warga Hingga Triliunan!
89views

Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK akan menggelar konferensi pers untuk mengumumkan tersangka baru pada sore hari nanti.

Dari informasi yang di himpun, pengumunan tersangka ini, berdasarkan pengembangan perkara kasus korupsi yang dapat merugikan Republik Indonesia hingga triliunan rupiah.

“Direncanakan sore ini akan kami umumkan penyidikan baru yang telah dilakukan KPK dalam sebuah perkara yang merugikan negara cukup besar dengan nilai triliunan rupiah,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada para wartawan, pada hari Senin 10 Juni 2019.

Febri belum menegaskan detail siapa saja yang akan di jerat sebagai tersangka, termasuk juga mengenai dugaan kasus, ia masih cenderung menutupinya dan enggan membahasnya lebih dalam.

Yang jelas, bagi Febri, kasus tersebut sudah merugikan negara sampai triliunan rupiah.

“Kami berupaya semaksimal mungkin menjalankan tugas dan mengembalikan kerugian keuangan negara ke masyarakat melalui kewenangan yang ada,” ucap Febri.

KPK Ungkap Kasus Korupsi, Rugikan Warga Hingga Triliunan!
KPK Ungkap Kasus Korupsi, Rugikan Warga Hingga Triliunan!

Dari data yang di dapat, kasus korpusi dengan nilai rupiah yang sedang di telisik oleh para penyidik KPK yaitu korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Komisi anti korupsi sudah menjerat obligor Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) yakni Sjamsul Nursalim.

penetapan Sjamsul merupakan pengembangan dari perkara korupsi penerbitan surat keterangan lunas (SKL) BLBI pada BDNi yang membuat mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yakni Syafruddin Arsjad Tumenggung divonis 15 tahun pada tingkat banding.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korups (KPK) Alexander Marwata menyebutkan bahwa status pemilik Bank Dagang Negara Indonesia yakni Sjamsul Nursalim sudah menjadi tersangka. Sjamsul sapat di jerta dengan kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

“Ya sudah (tersangka),” ujar Alex di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, pada hari Selasa 28 Mei 2019.

Penetapan tersangka terhadap Sjamsul Nursalim berdasarkan pengembangan dari perkara yang menjerat mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temanggung.

Alex mengucapkan, walau Sjamsul Nursalim berada di Singapura, proses hukum terhadapnya dapat di lakukan dengan metode in absentia atau tanpa kehadiran terdakwa dalam persidangan nanti.

“Bisa in absentia (terdakwa tidak di dalam ruang sidang) nanti,” ungkap Alex.

Alex mengucapkan bahwa metode absentia di lakukan oleh pihak lembaga antirasuah terhadap  Sjamsul Nursalim untuk mengembalikan kerugian uang negara

“Ya aset (Sjamsul) di Indonesia. Sekarang lagi dilacak oleh tim Labuksi KPK,” kata Alex.

Dalam kasus SKL BLBI terhadap BDNI yang menjerat Syafruddin, kerugian uang negara Rp 4,8 triliun.