Senin, 26 Agustus 2019
NasionalPilpres 2019Politik

BPN Tak Ungkap Tempat Rekapitulasi Suara Paslon 02, Ini Alasannya

BPN Tak Ungkap Tempat Rekapitulasi Suara Paslon 02, Ini Alasannya (lensafakta.com)
72views

Jakarta – Lokasi penghitungan suara internal pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno soal Pilpres 2019, yang sampai sekarang ini masih disembunyikan oleh tim pasangan Koalisi Adil Makmur itu. Ustadz Ansufri Idrus Sambo yang juga merupakan Juru Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengungkapkan, bahwa tidak di beritahukannya tempat rekapitulasi suara internal, untuk menjauhi dari tindakan perusakan bukti kecurangan dari pihak yang tak suka dengan Prabowo dan Sandi.

Dia menilai, bahwa penghitungan suara internal soal Pilpres 2019 akan mendekati 100 persen dari semua wilayah yang ada di Indonesia. Hal itu di sampaikan olehnya saat berada di Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandiaga, Menteng, Jakarta, pada (28/4/2019).

“Mengapa kita enggak keluarkan di awal-awal, supaya mereka agak takut. Tanda-tanda kalau kita bilang nanti mereka langsung nyari-nyari (lokasi penghitungan internal), nanti di retas,” kata Ustadz Sambo.

Dia menuturkan, bahwa bila nantinya seluruh data telah masuk serta lengkap, kemudian tim Prabowo-Sandi akan menyampaikan perolehan suara pasangan Koalisi Adil Makmur itu. Dan bukan hanya itu saja, namun juga bukti kecurangan yang terjadi dalam kontestasi Pemilu 2019.

“Begitu sudah lengkap, kita beberkan semuanya,” tuturnya.

Dugaan adanya tindak kecurangan dalam Pilpres saat ini, jelas Ustadz Sambo, telah di ungkapkan oleh tim Prabowo-Sandi lewat jalur-jalur konstitusional lewat penyampaian aspirasi ke KPU ataupun juga Bawaslu.

BPN Tak Ungkap Tempat Rekapitulasi Suara Paslon 02, Ini Alasannya
BPN Tak Ungkap Tempat Rekapitulasi Suara Paslon 02, Ini Alasannya (lensafakta.com)

“Tapi ada satu jalur konstitusional yang upnormal, apa itu? Kedaulatan kekuatan rakyat, ya kita turun ke jalan, tapi ingat tetap damai dan tertib,” jelasnya.

Sebelum itu, calon wakil presiden no urut 02 Sandiaga Salahudin Uno pun menolak untuk menyampaikan kepada publik soal tempat rekapitulasi suara internal tim Prabowo-Sandi. Sandi menyatakan, bahwa hal tersebut dilakukan untuk menjauhi dari adanya ‘abuse of power’ atau penyelewengan wewenang dari pihak tertentu untuk menghambat proses penghitungan suara Pemilu 2019 internal yang di lakukan oleh timnya. Hal itu di sampaikan oleh Sandi pada saat melakukan pemantauan rekapitulasi suara oleh relawan Ruang Sandi di Insomniak Caffe and Lounge di Ciputat, Tangsel, Banten, pada (25/4/2019).

“Saya selalu ditanya wartawan di mana lokasinya, tapi saya memutuskan tak membuka ya karena khawatir ada ‘abuse of power’, lagi hitung-hitung tiba-tiba nanti digerebek,” pungkas Sandi.