Jumat, 19 April 2019
NasionalPilpres 2019Politik

Sandi Ungkap Di Tanah Kaya Ini Masih Banyak Rakyat Kesulitan

Sandi Ungkap Di Tanah Kaya Ini Masih Banyak Rakyat Kesulitan (lensafakta.com)
42views

Jakarta – Calon Wakil Presiden no urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan, soal kayanya energi di wilayah Kalimantan Timur, ketika melakukan kampanye di Balikpapan. Sandi menyatakan, dengan energi yang kaya tersebut, semestinya harga listrik juga tarif bahan kebutuhan pokok bisa lebih murah.

Sandia kemudian memberikan pertanyaan kepada para pendukungnya yang datang di dalam kampanyenya tersebut. Apakah sekarang ini tarif listrik juga tarif bahan kebutuhan pokok mahal atau murah. Sandi melakukan kampanye tersebut pada (5/4/2019).

“Listrik mahal atau murah? Harga-harga naik atau turun? Cari kerja gampang atau susah? ” tanya Sandi kepada para pendukung.

“Susah,” jawab para pendukungnya itu.

Oleh sebab itu, Sandi mengimbau masyarakat untuk memberikan dukungannya kepada dia dan calon presiden no urut 02 Prabowo Subianto. Dia berkomitmen, bila nantinya memenangkan Pilpres 2019 mendatang, akan membuat harga listrik akan turun.

“Nah, kalau jawabnya listrik mahal, harga naik, dan susah cari kerja, 2019 kita ganti jadi listrik turun, harga stabil, dan gampang cari kerja. Caranya, pertama ke TPS, tusuk Prabowo-Sandi saja, TPS kedua tunggu penghitungan selesai,” jelas Sandi.

Sandi Ungkap Di Tanah Kaya Ini Masih Banyak Rakyat Kesulitan
Sandi Ungkap Di Tanah Kaya Ini Masih Banyak Rakyat Kesulitan (lensafakta.com)

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut menuturkan, jika sekarang ini timnya telah mempersiapkan pemecahan-pemecahan untuk mewujudkan komitmennya tersebut. Salah satu caranya yakni dengan membuat OK OCE juga Rumah Siap Kerja untuk menciptakan juga menyediakan lapangan kerja.

Usai melakukan kampanye, Sandi meluangkan waktunya untuk singgah ke Kafe Daeng di Balikpapan untuk bisa mencicipi kopi khas dari Toraja. Salah seorang warga yang melihat kehadiran Sandi tersebut, kemudian curhat terkait sulitnya ekonomi di zaman ini. Salah satu perempuan bernama Hilma tersebut menginginkan agar Sandi bisa memegang komitmen-komitmennynya bila nantinya menang.

“Saya harap Bapak tidak seperti politisi lain. Saya sudah 25 tahun golput. Tapi kali ini saya akan memilih, karena kecewa pada janji-janji, Pak. Sekarang hidup makin sulit, cari kerja susah, malah membuka pintu pada pekerja asing,” pungkas Hilma, yang mengeluhkan kepada Sandi sembari meneteskan air mata.

Leave a Response