Minggu, 26 Mei 2019
NasionalPilpres 2019Politik

Prabowo : Kepintaran Para Elite Indonesia Bukan Untuk Rakyat

45views

Tasikmalaya – Ketua Umum Partai Gerindra yang saat ini menjadi calon presiden no urut 02 Prabowo Subianto menyatakan, keterangan tak banyak terlihat dan juga berkata-kata kepada para media di Pilpres tahun ini. Dia menuturkan, di dalam Pilpres 2019, dia lebih ingin turun langsung ke masyarakat dan juga mengutarakan strategi yang akan di jalankan bila nantinya dapat memenangkan Pilpres 2019 sekarang.

Prabowo menilai, mulanya dia berupaya untuk memastikan kelompok elite bangsa ini soal keadaan perekonomian yang di alami oleh masyarakat Indonesia. Tetapi, kelompok elite itu tidak pernah simpati kepada masyarakat, dan justru lebih memilih untuk mementingkan kebutuhannya sendiri. Hal itu di sampaikan oleh Prabowo saat menyapa ribuan masyarakat yang ada di GOR Sukapura, Tasimalaya, Jawa Barat, pada 9/3/2019.

“Saya bertahun-tahun keliling dan menulis beberapa buku. Terakhir ‘Paradoks Indonesia’ dan ‘Indonesia Menang’. Di situ saya berusaha menggugah elit bangsa ini. Apa itu elit? Itu adalah unsur pimpinan, jadi kalau saya sebut elit itu unsur pimpinan di Indonesia,” ujar Prabowo.

Dia menjelaskan, ketika dia berusaha untuk memastikan para elite soal keadaan Indonesia yang mempunyai kekayaan yang banyak, tetapi masyarakatnya masih banyak yang keadaannya kesulitan, dan dia juga bahkan sampai di hina.

“Malah dibilang ‘Prabowo bisa apa? Prabowo ngerti apa soal ekonomi?’. Memang saya tak punya gelar, tapi saya punya akal sehat. Percuma para elit punya gelar berderet tapi kepintarannya bukan untuk rakyat,” jelasnya.

Prabowo : Kepintaran Para Elite Indonesia Bukan Untuk Rakyat (lensafakta.com)
Prabowo : Kepintaran Para Elite Indonesia Bukan Untuk Rakyat (lensafakta.com)

Prabowo mengungkapkan, maka dari itu, kemudian dia lebih memilih untuk turun langsung berjumpa dengan masyarakat dan mengajaknya untuk bergotong-royong membawa perubahan untuk kedaulatan dan juga kesejahteraan bangsa ini nantinya.

“Sistem ekonomi sekarang salah arah. Ini mengakibatkan kekayaan negara kita bangsa kita itu tidak tinggal di Indonesia. Dan itu maaf, kegagalan elit kita. Karena itu saya memilih tidak banyak bicara, pilih turun ke kabupaten. Lebih baik saya bicara dengan saudara sekalian (rakyat). Karena elit kita sudah tidak bisa diharapkan lagi,” ungkap Mantan Danjen Kopassus ini.

Di dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyatakan, keterangannya untuk maju kembali di dalam Pilpres 2019 bersama dengan calon wakil presiden no urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno. Sebab, dia menginginkan adanya perbaikan untuk masyarakat dan juga keadaan bangsa Indonesia yang saat ini masih jauh dari kesejahteraan.

“Saya merasa rakyat ingin perbaikan kehidupan. Saya merasa rakyat Indonesia paham apa yang terjadi di Indonesia. Kenapa saya mau menerima penugasan ini? Karena kami ingin bekerja dengan sepenuh tenaga kami untuk merubah keadaan bangsa ini. Prabowo itu mantan prajurit, karena itu Prabowo tahu, tentara dan polisi itu berasal dari rakyat dan untuk rakyat,” tutup calon presiden no urut 02 ini.