Senin, 17 Juni 2019
NasionalPilpres 2019Politik

DZURRIYAH PENDIRI NU: WIS WAYAHE PRABOWO PRESIDEN

DZURRIYAH PENDIRI NU: WIS WAYAHE PRABOWO PRESIDEN
99views

Jakarta – Prabowo kini terus menerus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak mulai dari emak-emak, OJOL, pengusaha, UMKM, profesor, guru honorer dan masih banyak lagi. Puncaknya diacara reuni212, hadir lebih dari 13,4jt umat islam memadati monas dan sekitarnya untuk tahajud dan subuh bersama.

Dari kalangan NU, barisan Kiai dan Santri Nahdliyin yang dipimpin langsung KH Solachul Aam Wahib Wahab mendeklarasikan dukungan kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Cucu Pendiri NU itu menjanjikan 60 persen suara bagi Prabowo-Sandi di wilayah Jawa Timur pada Pilpres 2019 mendatang.

“Kami sudah melakukan konsolidasi selama kurang lebih 3 bulan di seluruh kabupaten di Jawa Timur. Semua berjalan baik dan lancar,” ujar KH Solachul Aam Wahib Wahab di Rumah Djoeang, Jakarta Pusat.

“Sehingga pada saatnya nanti kami targetkan di semua TPS itu di Jatim Prabowo-Sandi memperoleh 60 persen suara,” sambungnya.

Cucu salah satu pendiri NU almarhum KH Wahab Hasbullah tersebut juga mengajak seluruh kalangan Nahdliyin untuk bahu-membahu memenangkan Prabowo-Sandi di wilayahnya masing-masing.

DZURRIYAH PENDIRI NU: WIS WAYAHE PRABOWO PRESIDEN
DZURRIYAH PENDIRI NU: WIS WAYAHE PRABOWO PRESIDEN

“Pilpres ini juga untuk memperlancar tali silaturahmi, ukhuwah basyariah, ukhuwah islamiyah, serta kekuatan wathaniyah antar umat beragama sehingga kekuatan Islam dan bangsa semakin kokoh,” ucapnya.

“Dengan ini kami mengajak para kyai dan santri simpatisan serta umat untuk bersama-sama memilih dan mencoblos capres cawapres nomer urut 02 dalam pilpres tahun 2019,” tambahnya.

Pria yang akrab disapa Gus Aam tersebut menegaskan, bahwa sosok Prabowo-Sandi merupakan pemimpin yang mampu memberi solusi bagi kondisi bangsa yang semakin kehilangan jati diri. Maka dari itu, kata dia, sudah saatnya pergantian kekuasaan dilakukan di tahun 2019 .

“Wis wayahe (sudah saatnya) 2019 ganti presiden dengan Prabowo-Sandi,” tandasnya.

Prabowo dalam safari politiknya juga mendapat dukungan dari berbagai pesantren NU di jawa timur, jawa tengah dan jawa barat termasuk madura. Sebelumnya juga terjadi pertemuan antara sejumlah anggota keluarga keturunan pendiri Nahdlatul Ulama (NU) di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, keluarga pendiri NU menyatakan dukungan kepada pasangan Prabowo-Sandiaga pada Pilpres 2019 mendatang. “Perwakilan dzurriyah (keturunan) pendiri NU hadir di sini, bertukar pikiran, saling mendukung, saling memahami,” ujar KH Irfan Yusuf atau akrab disapa Gus Irfan saat memberikan keterangan seusai pertemuan.

Gus Irfan merupakan cucu dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asyari. Ayah Gus Irfan, KH Yusuf Hasyim, dikenal sebagai salah satu tokoh NU sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Selain Gus Irfan hadir pula, KH Hasyim Karim atau Gus Aying, KH Fahmi Amrullah atau Gus Fahmi dan KH A. Baidhowi atau Gus Dhowi. Ketiganya adalah cucu dari KH Hasyim Asyari. Ada pula KH Hasib Wahab, putra dari salah satu pendiri NU KH Wahab Hasbulloh dan Gus Billy, cicit dari KH Bisri Syansuri.

Bagi prabowo tentu dukungan besar dari keluarga NU ini adalah sebuah kehormatan dan menjadi penyemangat baru untuk terus berjuang menyelamatkan indonesia melalui kompetisi pilpres 2019.

DZURRIYAH PENDIRI NU: WIS WAYAHE PRABOWO PRESIDEN
DZURRIYAH PENDIRI NU: WIS WAYAHE PRABOWO PRESIDEN