Rabu, 23 Januari 2019
Teknologi

Keajaiban Fenomena Energi Super Blue Blood Moon

43views

JAKARTA – Super Blue Blood Mood alias gerhana bulan total diklaim energi bulan tersebut berpotensi membuat hidup kita lebih baik. Perihal itu dikemukakan oleh, Tokoh spiritual dan Pengarang, buku Moon Magic Diane Ahlquist merinci bagaimana orang bisa memanfaatkan fase bulan dalam bukunya Moon Magic

Diane Ahlquist mengatakan ‘bulan darah biru super’ terkait dengan peradaban kuno mengenali imbas kuat fase lunar pada kehidupan manusia, dan sementara orang saat ini mungkin dengan cepat memutar pandangan mereka atas konsep itu, mengetahui bagaimana memanfaatkan energi bulan dapat berpotensi membuat hidup Anda lebih baik – atau paling tidak, lebih ajaib

Dalam bukunya Moon Magic, penulis, konselor, dan intuisi generasi ketiga, Diane Ahlquist, memaparkan bagaimana orang bisa memanfaatkan fase lunar, menggunakan energi gaib dari bulan untuk melakukan segala sesuatu mulai dari kreativitas sampai berhenti dari norma buruk.

Inilah Keajaiban Energi Super Blue Blood Moon untuk Manusia

Dengan ‘bulan darah super biru’ yang sangat langka ‘yang belum pernah terlihat di Belahan Barat sejak tahun 1866 menghiasi langit pada malam hari pada tanggal 31 Januari, energi dari bulan bakal menjadikannya waktu yang tepat untuk mengambil energi positif dari supermoon itu.

Keajaiban Fenomena Energi Super Blue Blood Moon

“Darah biru super mempunyai kekuatan hidupnya sendiri,” kata Diane, kepada Daily Mail Online, Rabu (31/1/2018).

“Ini lebih hebat dari bulan purnama; Ini seperti bulan purnama pada steroid. Ini meningkatkan perasaan kita lebih kuat. Ini menentukan mood, dan itulah saat yang tepat untuk menarik pikiran bawah sadar Anda untuk menanamkan pemikiran tentang hal-hal yang Anda inginkan untuk masa depan. Selama lebih dari seratus lima puluh tahun, yang belum pernah terlihat

Sementara di Indonesia sendiri, Warga Jakarta bersiap menyambut fenomena Super Blue Blood Moon yang diprediksi bakal terjadi pada malam nanti. Dalam kejadian itu, Masjid Istiqlal bakal menggelar salat gerhana setelah salat Isya.

Abu Hurairah Abdul Salam mengatakan, salat gerhana di masjid Istiqlal bisa direalisasi masyarakat.

“Masyarakat bisa datang ke Masjid Istiqlal, salat gerhana dimulai habis Isya,” kata Abu kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (30/1/2018).

Kendati direalisasikan sesudah slat Isya, masyarakat yang ingin melaksanakan secara berjamaah disarankan datang lebih awal. “Jika bisa datang sebelum Isya untuk melaksanakan salat gerhana bulan berjamaah di sini,” katanya.